Koran Satu, Gresik – Perubahan peta geopolitik global yang semakin dinamis menjadi perhatian dalam International Seminar yang digelar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Gresik (FEB UM Gresik), Selasa (30/6/2026). Forum yang mempertemukan akademisi dari empat negara itu membahas berbagai tantangan sekaligus peluang dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi global yang berkelanjutan.
Seminar yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom tersebut mengangkat tema “Bridging the Divide: Harmonizing Geopolitical Interest for Sustainable Global Economic Growth.” Kegiatan ini diikuti mahasiswa, dosen, peneliti, praktisi, dan masyarakat umum sebagai wadah berbagi gagasan mengenai perkembangan ekonomi internasional.
Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik, Prof. Dr. Khoirul Anwar, S.Pd., M.Pd., membuka kegiatan dan menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam menjawab tantangan global melalui penguatan kolaborasi lintas negara. Menurutnya, sinergi antarlembaga pendidikan menjadi modal penting untuk menghasilkan penelitian dan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dekan FEB UM Gresik, Dr. Sukaris, S.E., M.S.M., menyampaikan bahwa seminar internasional tersebut merupakan bagian dari upaya fakultas memperluas jejaring akademik di tingkat global. Melalui kegiatan itu, fakultas berharap dapat membuka peluang kerja sama baru sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Diskusi menghadirkan empat pembicara dari negara yang berbeda, yakni Dr. Tri Basuki Kurniawan, S.Kom., M.Eng., Ph.D. dari Universiti Kebangsaan Malaysia, Azizova Nilufar Ikrom Qizi dari Kattakurgan State Pedagogical Institute, Uzbekistan, Jay Torrecillas dari University of Coventry, Inggris, serta Dr. Dien Mardhiyah, S.E., M.Si. dari Universitas Airlangga.
Beragam perspektif disampaikan para narasumber mengenai hubungan antara dinamika geopolitik, perkembangan dunia usaha, investasi, hingga agenda pembangunan berkelanjutan. Sesi diskusi dipandu Dr. Indro Kirono, Drs., Ec., M.M., yang mengarahkan dialog interaktif antara pemateri dan peserta.
Selain memperkaya wawasan mengenai isu ekonomi global, seminar ini juga menjadi sarana memperluas jejaring akademik internasional. FEB UM Gresik menilai kolaborasi lintas negara menjadi langkah strategis untuk mendorong pengembangan riset bersama, publikasi ilmiah, serta pertukaran akademik dengan berbagai mitra luar negeri.
Melalui penyelenggaraan seminar internasional tersebut, FEB UM Gresik menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat internasionalisasi kampus. Upaya itu diharapkan dapat meningkatkan daya saing perguruan tinggi sekaligus memperluas kontribusi akademik dalam menjawab tantangan pembangunan ekonomi global.








Komentar