KCI Desak KPK Periksa Anggota BPK Nyoman Adhi di Kasus Suap Bea Cukai

- Jurnalis

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota BPK RI, Nyoman Adhi Suryadnyana {Dok: Istimewa)

Anggota BPK RI, Nyoman Adhi Suryadnyana {Dok: Istimewa)

Koran Satu, Jakarta – Komunitas Cinta Indonesia (KCI) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera memeriksa Anggota BPK RI, Nyoman Adhi Suryadnyana.

Desakan ini merespons fakta persidangan kasus dugaan suap importasi Bea Cukai yang mengungkap peran Nyoman dalam mengenalkan terpidana penyuap, John Field, kepada terdakwa mantan pejabat Bea Cukai, Rizal.

Ketua KCI menilai keterangan pemilik PT Blueray Cargo (Group) tersebut di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat pada Selasa (21/7/2026) merupakan bukti petunjuk kuat bagi penyidik KPK.

“Fakta persidangan sudah terang benderang. Saksi di bawah sumpah menyatakan Pak Nyoman yang mengenalkannya kepada terdakwa Rizal. Kami minta KPK bergerak cepat, segera panggil dan periksa yang bersangkutan,” ujar perwakilan.

KCI menegaskan bahwa keterlibatan pejabat aktif BPK dalam pusaran skandal suap senilai Rp63,5 miliar ini sangat mencoreng citra lembaga pengawas keuangan negara. Oleh karena itu, KPK harus membuktikan ketegasannya dalam menegakkan hukum tanpa pandang bulu.

“Jabatan di BPK tidak boleh menjadi tameng dari proses hukum. KPK harus berani mendalami seberapa jauh keterlibatannya dalam memuluskan hubungan antara pengusaha dan pejabat Bea Cukai tersebut,” tegasnya.

KCI berkomitmen untuk terus mengawal penanganan kasus suap ini hingga tuntas demi menjaga integritas serta kepercayaan masyarakat terhadap agenda pemberantasan korupsi di tanah air.

Baca Juga :  Massa KCI Demo SKK Migas Jakarta, Suarakan Indikasi Main Mata Pemda dan Inpex di Blok Masela

Berita Terkait

Setahun Jadi Tersangka Korupsi CSR BI Rp28,3 M, KCI Desak KPK Seret Satori dan Heri Gunawan ke Penjara
Pertumbuhan Laba BSI Anjlok Lebih dari 50 Persen, GSBK Desak BUMN Turun Tangan
Hasil Pekan Ketiga Super League: Madura United Menang, Arema FC Berbagi Poin
Diduga Rusak Lahan Warga di Bojong Koneng, Sentul City Terancam Dipolisikan
​Diduga Tahan Duit Kompensasi PKWT, Security Bankaltimtara Kutai Barat Kompak Boikot PT ESS!
Soroti Rapat Tertutup Dasco dan Elite Parpol, Pembahasan PT 5 Persen Jadi Jegal Manuver PSI?
Bawa Aspirasi Madura ke KPK, Mahasiswa Desak Tangkap Kepala Bea Cukai Novian Dermawan
Buntut Penggeledahan 6 Kantor Terkait Foster Oil, CBA Desak Kejagung Periksa Wali Kota Tri Adhianto

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 07:25 WIB

Setahun Jadi Tersangka Korupsi CSR BI Rp28,3 M, KCI Desak KPK Seret Satori dan Heri Gunawan ke Penjara

Sabtu, 19 September 2026 - 16:51 WIB

Pertumbuhan Laba BSI Anjlok Lebih dari 50 Persen, GSBK Desak BUMN Turun Tangan

Sabtu, 19 September 2026 - 02:30 WIB

Hasil Pekan Ketiga Super League: Madura United Menang, Arema FC Berbagi Poin

Jumat, 18 September 2026 - 17:04 WIB

​Diduga Tahan Duit Kompensasi PKWT, Security Bankaltimtara Kutai Barat Kompak Boikot PT ESS!

Jumat, 18 September 2026 - 15:47 WIB

Soroti Rapat Tertutup Dasco dan Elite Parpol, Pembahasan PT 5 Persen Jadi Jegal Manuver PSI?

Berita Terbaru