Massa KCI Demo SKK Migas Jakarta, Suarakan Indikasi Main Mata Pemda dan Inpex di Blok Masela

Puluhan Massa KCI Gelar Aksi di SKK Migas, Tuntut Inpex Hormati Hak Adat Tanimbar

- Jurnalis

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Inpex Corporation (Gambar: Istimewa)

Inpex Corporation (Gambar: Istimewa)

Koran Satu, Jakarta — Puluhan massa dari Komunitas Cinta Indonesia (KCI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor SKK Migas, Jakarta, Selasa (24/7/2026).

Dalam aksi yang diwarnai pembakaran ban bekas dan pengawalan ketat aparat kepolisian tersebut, KCI mendesak PT Inpex Masela agar menghormati hak-hak masyarakat adat di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT).

Massa aksi meminta SKK Migas segera memanggil dan memberi teguran keras kepada manajemen Inpex terkait carut-marut penanganan persoalan sosial di wilayah terdampak proyek.

Ketua KCI, Moh. Aldy Maulana, mengingatkan bahwa Proyek Strategis Nasional (PSN) LNG Blok Masela membawa nilai investasi raksasa mencapai 20,94 miliar dolar AS atau setara Rp345,51 triliun.

Meskipun menargetkan operasional penuh pada periode 2025–2026, investor dinilai belum menangani gejolak sosial di lapangan secara serius.

“Jika kondisi tersebut dibiarkan, berpotensi menimbulkan diskriminasi terhadap masyarakat asli Tanimbar. Masalah hak ulayat dan tanah adat belum mendapat perhatian optimal, sehingga berisiko memicu kesenjangan sosial hingga konflik horizontal,” tegas Moh. Aldy Maulana di lokasi aksi.

Aldy menduga ada praktik yang memicu perpecahan masyarakat serta minimnya penghargaan investor terhadap nilai adat dan budaya lokal. Selain itu, ia mendesak SKK Migas agar menghentikan intervensi oknum pemerintah daerah dalam penentuan kontraktor proyek.

Ia mencium dugaan kerja sama tidak sehat antara oknum Pemda dan pihak internal perusahaan, termasuk pembentukan aliansi pengusaha yang justru menyingkirkan pengusaha asli Tanimbar.

KCI menuntut realisasi komitmen pemberdayaan ekonomi warga lokal yang sebelumnya sempat dibahas dalam pertemuan antara Inpex dan para pemangku kepentingan di Saumlaki.

Pihaknya juga mendesak SKK Migas selaku pengawas cost recovery untuk mengevaluasi total manajemen Inpex Masela di Indonesia serta memfasilitasi dialog inklusif bersama masyarakat adat Bumi Duan Lolat. KCI mengancam akan kembali menggelar gelombang unjuk rasa yang lebih besar jika tuntutan tersebut diabaikan.

Baca Juga :  Exploring Bandung's Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall

Berita Terkait

Bareskrim Bidik Eks Dirut PTPN XI DP dan Direktur AT, Otak di Balik Korupsi Proyek PG Djatiroto Rp871 Miliar!
Mobil Ditarik Paksa ACC Finance, Warga Kendari Polisikan Perusahaan Soal Pemalsuan Rangka dan Pelat!
Buntut Laporan Pidana Penarikan Paksa Mobil, Pimpinan ACC Finance Kendari Terancam Diperiksa Polisi
Jejak Kejahatan Santoso Halim dan Sukoco Halim: Dari Perusahaan Abal-abal Hingga Kredit Bermasalah Bank Syariah
Racun Berseragam Sertifikat : Wajah Asli Tata Kelola MBG
Surat Berharga SDB MNC Bank Diduga Hilang, DPR Desak OJK Turun Tangan Usut Manajemen Risiko!
Perpanjangan Konsesi Tol CMNP Berpotensi Rugikan Negara Rp25 Triliun, IAW Desak Kejagung Turun Tangan!
Dugaan Korupsi Lahan PTPN dan Citraland Ditaksir Ratusan Triliun, DPR dan Kejagung Diduga Redam Kasus!

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 13:11 WIB

Bareskrim Bidik Eks Dirut PTPN XI DP dan Direktur AT, Otak di Balik Korupsi Proyek PG Djatiroto Rp871 Miliar!

Jumat, 4 September 2026 - 14:37 WIB

Mobil Ditarik Paksa ACC Finance, Warga Kendari Polisikan Perusahaan Soal Pemalsuan Rangka dan Pelat!

Jumat, 4 September 2026 - 10:05 WIB

Buntut Laporan Pidana Penarikan Paksa Mobil, Pimpinan ACC Finance Kendari Terancam Diperiksa Polisi

Kamis, 3 September 2026 - 18:37 WIB

Jejak Kejahatan Santoso Halim dan Sukoco Halim: Dari Perusahaan Abal-abal Hingga Kredit Bermasalah Bank Syariah

Kamis, 3 September 2026 - 11:01 WIB

Racun Berseragam Sertifikat : Wajah Asli Tata Kelola MBG

Berita Terbaru