Langkah Tegas Kepala BGN Sudaryono, Pecat Ratusan Pegawai dan Permanenkan Suspensi 833 Dapur MBG

Tancap Gas Akselerasi BGN, Sudaryono Tindak Tegas Praktik Korupsi dan Suspensi Ratusan Dapur

5cc3f6674ad8de65983a714f805c70fc

- Jurnalis

Senin, 27 Juli 2026 - 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono (Dok: Istimewa)

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono (Dok: Istimewa)

Kabar Baru, Jakarta – Belum genap sepekan menjabat, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, langsung tancap gas melakukan pembenahan internal.

Pihaknya mengambil tindakan tegas untuk membersihkan dugaan pelanggaran disiplin hingga praktik koruptif dalam penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sudaryono menegaskan ada tiga fokus utama pembenahan BGN saat ini, yakni penanganan dugaan korupsi, perbaikan tata kelola MBG, serta peningkatan transparansi melalui pengawasan publik.

“Persoalan utama yang kami hadapi di BGN ada tiga. Yang pertama adalah adanya perilaku atau tindakan koruptif yang ada di BGN ini, yang sebagaimana Anda semua juga tahu sudah ditangani oleh Kejaksaan. Kami menyerahkan sepenuhnya mekanisme penanganannya kepada Kejaksaan dan siap bekerja sama seluas-luasnya,” ujar Sudaryono saat konferensi pers di Kantor Pusat BGN, Jakarta Pusat, Senin (27/7/2026).

Sebagai langkah nyata “bersih-bersih”, BGN memberhentikan 261 pegawai non-ASN yang terdiri dari 224 pegawai umum dan 37 tenaga ahli akibat dugaan pelanggaran disiplin.

Selain pegawai honorer, BGN tengah memproses sembilan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan PPPK atas dugaan pelanggaran berat yang mengarah pada sanksi pemecatan.

Sementara itu, 39 pegawai lain yang terbukti melakukan pelanggaran disiplin ringan dijatuhi sanksi mutasi, demosi, hingga sanksi administratif.

Ratusan Dapur Bermasalah Ditutup Permanen Tanpa Bayaran

Ketegasan BGN juga menyasar fasilitas penyedia makanan. Per 27 Juli 2026, BGN mensuspensi secara permanen 833 dapur MBG bermasalah. Rinciannya meliputi 98 dapur di Sumatra, 311 dapur di Jawa-Madura, dan 424 dapur di wilayah Indonesia lainnya.

Sudaryono menegaskan bahwa dapur yang terkena sanksi kali ini dihentikan total dan negara tidak akan mengucurkan anggaran sedikit pun.

“Dapur yang di-suspend secara permanen ini bukan seperti dulu yang di-suspend tapi tetap dibayar. Kalau ini sudah suspend, tutup, tidak dibayar. Ini betul-betul suspend karena pelanggaran,” tegasnya.

Baca Juga :  Buntut Rangkap Jabatan Wamen dan Komisaris, Stella Christie Dituntut Mundur oleh Netizen

Ia turut mengimbau seluruh Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berstatus PPPK agar menjaga integritas dan tidak meminta imbalan (*fee*) kepada mitra maupun yayasan.

“Kalau kepala dapur meminta fee atau tambahan penghasilan dari mitra atau yayasan, itu adalah tindak pidana gratifikasi. Kalau membeli bahan dengan harga yang di-mark up atau meminta kickback, itu juga pelanggaran korupsi. Kalau terbukti, kami pecat dan dapurnya kami tutup,” pungkasnya.

Meski bertindak tegas, Sudaryono mengapresiasi mayoritas tenaga pengawas gizi, akuntan, dan mitra yang tetap bekerja profesional. Penindakan ini dilakukan guna melindungi reputasi Program MBG dari ulah oknum tidak bertanggung jawab.

Berita Terkait

Setahun Jadi Tersangka Korupsi CSR BI Rp28,3 M, KCI Desak KPK Seret Satori dan Heri Gunawan ke Penjara
Pertumbuhan Laba BSI Anjlok Lebih dari 50 Persen, GSBK Desak BUMN Turun Tangan
Hasil Pekan Ketiga Super League: Madura United Menang, Arema FC Berbagi Poin
Diduga Rusak Lahan Warga di Bojong Koneng, Sentul City Terancam Dipolisikan
​Diduga Tahan Duit Kompensasi PKWT, Security Bankaltimtara Kutai Barat Kompak Boikot PT ESS!
Soroti Rapat Tertutup Dasco dan Elite Parpol, Pembahasan PT 5 Persen Jadi Jegal Manuver PSI?
Bawa Aspirasi Madura ke KPK, Mahasiswa Desak Tangkap Kepala Bea Cukai Novian Dermawan
Buntut Penggeledahan 6 Kantor Terkait Foster Oil, CBA Desak Kejagung Periksa Wali Kota Tri Adhianto

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 07:25 WIB

Setahun Jadi Tersangka Korupsi CSR BI Rp28,3 M, KCI Desak KPK Seret Satori dan Heri Gunawan ke Penjara

Sabtu, 19 September 2026 - 16:51 WIB

Pertumbuhan Laba BSI Anjlok Lebih dari 50 Persen, GSBK Desak BUMN Turun Tangan

Sabtu, 19 September 2026 - 02:30 WIB

Hasil Pekan Ketiga Super League: Madura United Menang, Arema FC Berbagi Poin

Jumat, 18 September 2026 - 17:04 WIB

​Diduga Tahan Duit Kompensasi PKWT, Security Bankaltimtara Kutai Barat Kompak Boikot PT ESS!

Jumat, 18 September 2026 - 15:47 WIB

Soroti Rapat Tertutup Dasco dan Elite Parpol, Pembahasan PT 5 Persen Jadi Jegal Manuver PSI?

Berita Terbaru