Ibu Profesional Jember Raya Gelar BERGEMA untuk 38 Anak Penerima Manfaat

Ibu Profesional Jember Raya bersama THSN menggelar BERGEMA untuk berbagi, bermain, dan mendukung 38 anak penerima manfaat.

- Jurnalis

Selasa, 29 September 2026 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ibu Profesional Jember Raya bersama THSN, anak penerima manfaat, orang tua, panitia, dan relawan berfoto bersama usai kegiatan BERGEMA di Tiny Square Jember, Sabtu (26/9/2026).

Ibu Profesional Jember Raya bersama THSN, anak penerima manfaat, orang tua, panitia, dan relawan berfoto bersama usai kegiatan BERGEMA di Tiny Square Jember, Sabtu (26/9/2026).

Koransatu, Jember, 26 September 2026 – Komunitas Ibu Profesional Jember Raya Gelar BERGEMA: Berbagi, Bergerak, Bersama untuk 38 Anak Penerima Manfaat

Komunitas Ibu Profesional Jember Raya berkolaborasi dengan THSN (The Humanity Safety Net) sukses menggelar acara BERGEMA (Berbagi, Bergerak, Bersama) pada Sabtu, 26 September 2026.

Acara yang bertempat di area playground Tiny Square Jember ini, menjadi ruang temu yang penuh kehangatan antara ibu dan anak untuk belajar, bermain, dan bertumbuh bersama.

Acara dimulai dengan Opening, dipandu oleh MC yang penuh semangat. MC memberi sapaan istimewa kepada Tim Fasil Ibu Profesional yang hadir, Hamidah Rina Mantiri dan Ratna Palupi. Dilanjutkan dengan Dance Homi dan Beebo, karakter ikonik dari Bergema. Tim Bergema, Anak-anak dan orang tua tampak antusias menari bersama. Semua bergerak bersama di atas alas putih di area outdoor.

Agenda selanjutnya adalah Pembagian Learning Kit dan Beasiswa secara simbolis kepada 10 anak penerima manfaat. Paket Learning Kit yang berisi perlengkapan sekolah diserahkan langsung oleh Sekjend Ibu Profesional, Hamidah Rina Mantiri di atas panggung sebagai bentuk dukungan untuk semangat belajar anak.

Tidak hanya untuk anak, para ibu juga mendapat ruang refleksi melalui sesi Mom Corner: Jurnal Bersyukur. Dalam sesi indoor yang intim ini, para ibu diajak menulis aliran rasa melalui jurnal syukur, berbagi pengalaman, dan meluapkan rasa sebagai orang tua.

“Bersyukur terima kasih untuk acara ini sudah memberikan untuk orang tua pengalaman dan meluapkan rasa selama ini dan terima kasih sudah menyenangkan anak-anak,” ujar salah satu peserta ibu.

Sementara itu, anak-anak mengikuti sesi Bermain Berkelompok yang melatih kerja sama, kreativitas, dan empati melalui permainan edukatif tradisional dan aktivitas motorik di playground. Mulai dari mewarnai, mendengarkan cerita seru Read Aloud, bermain dakon, bakiak dan engklek. Setiap pos bergiliran per kelompok dipandu oleh para leader relawan anak.

Baca Juga :  Tak Masuk Akal! Dua Kali Dijatuhi PTDH, Bripda Fauzan Selalu Lolos di Tingkat Banding

Saat ditanya perasaannya, anak-anak menjawab dengan polos dan jujur:

“Senang main!” ujar salah satu anak peserta saat diwawancara.

Adapun salah satu ayah yang hadir di acara, fokus membersamai anaknya. Mengamati, mengabadikan momen bersama anak, dan ikut merasakan keseruan bersama anak.

Kegiatan ditutup dengan sesi pelukan anak dan ibu, pembagian 38 Learning Kit anak-anak dari 9 sekolah yang berbeda, dan goodie bag untuk para ibu. Dilanjutkan dengan aliran rasa ibu serta foto bersama seluruh peserta, panitia, dan relawan. Acara Bergema berjalan dengan lancar.

Melalui BERGEMA, Ibu Profesional Jember Raya berharap, bisa terus menjadi jembatan kebaikan yang menghubungkan keluarga, komunitas, dan bersinergi melalui gerakan sosial.

Acara ini didukung oleh THSN (The Humanity Safety Net), Tempo dan Cantika sebagai Media Partner, dan para Sponsorship internal dan external sebagai pendukung kegiatan.

Kontak Media:

Instagram: @ibu.profesional.jember

Berita Terkait

Merawat Diri dan Budaya, JCWF 2026 Hadir di Yogyakarta pada November
Tak Hanya Berdayakan Ekonomi, PNM Tanam 500 Pohon demi Kelestarian Alam
FKK Soroti Program “Gratispol” Kaltim: Bantuan Mahasiswa Dinilai Minim, Anggaran BBM Pejabat Justru Fantastis
Empat Gunung di Jatim Membara, Warga Waswas Asap dan Api
Lansia 80 Tahun Asal Pamekasan Dilaporkan Hilang Sejak Senin Pagi, Keluarga Minta Bantuan Warga
Jam Malam Pelajar di Purwakarta Tetap Berlaku, Satpol PP Intensifkan Pengawasan
Abaikan Hak Pekerja 11 Tahun, Manajemen Telkom Regional 1 Diduga Lakukan PHK Sepihak Secara Lisan
Gus Hilmy Dorong Pengelolaan Air Terpadu untuk Atasi Kekeringan di DIY

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Merawat Diri dan Budaya, JCWF 2026 Hadir di Yogyakarta pada November

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:03 WIB

Tak Hanya Berdayakan Ekonomi, PNM Tanam 500 Pohon demi Kelestarian Alam

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:26 WIB

FKK Soroti Program “Gratispol” Kaltim: Bantuan Mahasiswa Dinilai Minim, Anggaran BBM Pejabat Justru Fantastis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:59 WIB

Empat Gunung di Jatim Membara, Warga Waswas Asap dan Api

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:15 WIB

Lansia 80 Tahun Asal Pamekasan Dilaporkan Hilang Sejak Senin Pagi, Keluarga Minta Bantuan Warga

Berita Terbaru

(Dok. JAFF Market 2026)

Entertainment

JAFF Market 2026 Umumkan 11 Proyek Film dan 10 IP Terpilih

Jumat, 23 Okt 2026 - 18:41 WIB