Makelar Proyek Gentayangan di Kota Malang, Modus Catut Nama Walikota untuk Amankan Tender APBD

5cc3f6674ad8de65983a714f805c70fc

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Pemerintah Kota Malang / Balai Kota (Dok: Istimewa)

Gedung Pemerintah Kota Malang / Balai Kota (Dok: Istimewa)

Koran Satu, Malang — Isu miring menerpa proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Sejumlah oknum kontraktor diduga melakukan praktik pengondisian sistematis untuk memonopoli proyek Penunjukan Langsung (PL) maupun tender terbuka yang menggunakan dana APBD.

Informasi yang dihimpun di lapangan mengungkapkan bahwa para ‘makelar proyek’ ini bergerak lincah mengatur plot pekerjaan sebelum Pemkot membuka ruang pendaftaran resmi. Untuk memuluskan aksi transaksional tersebut, para calo ini nekat menjual kedekatan dengan pejabat teras birokrasi, bahkan berani mencatut nama Kepala Daerah.

Daftar Proyek Bocor Sebelum Rilis Resmi

Kondisi ini memicu reaksi keras dari Pemerhati Tata Pemerintahan Malang Raya, Awangga Wisnuwardhana. Ia mendesak jajaran eksekutif Pemkot Malang untuk segera turun tangan dan membersihkan rumor negatif yang berpotensi merusak iklim kompetisi yang sehat ini.

“Harusnya Pemerintah Kota Malang segera menyikapi dengan tegas terkait rumor yang beredar di lapangan. Jangan sampai masyarakat, khususnya para rekanan, kehilangan rasa percaya kepada pemerintah daerah,” kata pria yang akrab dengan sapaan Angga tersebut, Kamis (4/6/2026).

Angga membeberkan indikasi kuat mengenai kebocoran dokumen internal. Beberapa rekanan eksklusif disinyalir telah mengantongi dan memetakan daftar paket pekerjaan, padahal Pemkot Malang belum merilis pengumuman itu secara resmi ke publik.

Dugaan skandal ini semakin menguat menyusul beredarnya sebuah foto di kalangan kontraktor. Foto tersebut memperlihatkan pertemuan antara seorang pengusaha yang santer disebut sebagai ‘koordinator proyek’ dengan salah satu pejabat penting di Pemkot Malang.

Pemkot Malang Harus Bersihkan Nama Baik Institusi

Angga memperingatkan bahwa sikap diam yang diambil pemerintah daerah hanya akan memperkeruh suasana. Jika terus membiarkan isu ini bergulir tanpa ada klarifikasi, masyarakat dan asosiasi rekanan akan menganggap praktik lancung tersebut benar-benar terjadi.

Baca Juga :  Pengadaan 106 Ribu Gembok Rp92,5 Miliar Disorot, DPR Minta Dokumen Dibuka ke Publik

“Terlepas dari apa yang sedang mereka bicarakan dalam foto tersebut, jika Pemkot Malang tidak mengambil sikap tegas, dugaan ini akan menjadi bola liar. Hal ini bisa dianggap sebagai kebenaran di tengah masyarakat dan komunitas rekanan, belum lagi potensi dampaknya jika persoalan ini berkembang ke ranah hukum,” cetus Angga.

Hingga kini, Pemkot Malang belum memberikan pernyataan resmi ataupun langkah konkret terkait polemik tersebut. Transparansi dan kepatuhan terhadap regulasi pengadaan barang/jasa menjadi taruhan besar. Publik kini menunggu ketegasan Walikota Malang untuk menertibkan para oknum yang mencari keuntungan pribadi dengan cara merusak integritas birokrasi.

Berita Terkait

Basnang Said Ajak Kementerian Lain Hidupkan BLK Pesantren
Harta Kekayaan Eks Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal Disorot, FKK Desak Aphan Usut Tuntas Laporan Dugaan Korupsi
Presma UIN A.M. Sangadji: Pemuda Kerap Kehilangan Daya Kritis di Hadapan Kekuasaan
DEMA UIN Siber Syekh Nurjati Bedah Relevansi Sumpah Pemuda di Tengah Persoalan Kekinian
Bahaya Laten Neo-Pamswakarsa dan Runtuhnya Ilusi Polri Bersama Rakyat
Akademisi IAIN Sorong Ingatkan Pemuda: Kritik Harus Punya Dasar Kuat
Dinilai Langgar Etika Pejabat Publik, Bapera Mubar Desak Gubernur Sultra Copot Kadis Pariwisata Ridwan Badallah
Lapas Kelas IIA Pontianak Diduga Masih Kebobolan Barang Terlarang, FKK Desak Pemeriksaan Menyeluruh Terhadap Kalapas Ridha Ansari
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Harta Kekayaan Eks Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal Disorot, FKK Desak Aphan Usut Tuntas Laporan Dugaan Korupsi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Presma UIN A.M. Sangadji: Pemuda Kerap Kehilangan Daya Kritis di Hadapan Kekuasaan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:23 WIB

DEMA UIN Siber Syekh Nurjati Bedah Relevansi Sumpah Pemuda di Tengah Persoalan Kekinian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:14 WIB

Bahaya Laten Neo-Pamswakarsa dan Runtuhnya Ilusi Polri Bersama Rakyat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Akademisi IAIN Sorong Ingatkan Pemuda: Kritik Harus Punya Dasar Kuat

Berita Terbaru