Koran Satu, Surabaya – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surabaya bersama Pemerintah Kota Surabaya memperkuat peran generasi muda dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui pembinaan Pramuka Penegak yang tergabung dalam Saka Anti Narkoba. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 18 Juli tersebut menjadi bagian dari penguatan Program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).
Kepala BNN Republik Indonesia, Komjen Pol. Dr. (H.C). Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., menilai keterlibatan pramuka memiliki arti penting dalam membangun ketahanan generasi muda terhadap ancaman narkotika.
“Generasi muda, khususnya pramuka penegak yang tergabung dalam Saka Anti Narkoba, memiliki pean strategis sebagai garda terdepan dalam upaya pencegahan.”
Saka Anti Narkoba merupakan wadah pembinaan bagi anggota Pramuka Penegak dan Pandega untuk membentuk karakter sekaligus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mendukung pelaksanaan P4GN. Melalui pembinaan tersebut, para anggota diharapkan mampu menjadi pelopor sekaligus penggerak kampanye hidup sehat dan bebas narkoba di lingkungan masing-masing.
Selain membekali peserta dengan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika, program ini juga bertujuan melahirkan generasi muda yang sehat, berprestasi, memiliki daya saing, serta berkomitmen menjauhkan diri dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
Masyarakat yang membutuhkan informasi maupun layanan terkait pencegahan narkoba dapat menghubungi Call Center BNN RI di nomor 184. Sementara itu, layanan BNN Kota Surabaya dapat diakses melalui 0812-8888-1122.








Komentar