Sahabat KPK Minta KPK Segera Adili Dirut Telkomsel atas Dugaan Rasuah Rp2 Triliun

Usut Korupsi Rp2 Triliun Telkomsel, Sahabat KPK Desak Penyidik Tangkap Nugroho

- Jurnalis

Senin, 20 Juli 2026 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Sahabat KPK, Novan Ermawan (Gambar: Istimewa)

Ketua Sahabat KPK, Novan Ermawan (Gambar: Istimewa)

Koran Satu, Jakarta – Pengusutan dugaan skandal korupsi di tubuh BUMN terus menuai kecaman keras dari elemen masyarakat.

Gerakan Sahabat KPK menuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut tuntas dugaan penyimpangan proyek jasa pelayanan notifikasi perbankan antara BRI dan PT Telkom yang ditaksir merugikan negara hingga Rp2 triliun.

Ketua Sahabat KPK, Novan Ermawan, mengecam lambannya penanganan perkara yang menyeret nama Direktur Utama PT Telkomsel, Nugroho alias Nugi. Padahal, laporan dugaan rasuah tersebut sudah masuk ke bagian pengaduan masyarakat KPK sejak 5 Juli 2026.

“Kami mengecam keras penyelewengan anggaran negara di tubuh BUMN, apalagi nilainya fantastis mencapai Rp2 triliun. Ini uang rakyat yang dirampas! Kami mendesak KPK bergerak cepat, panggil dan tangkap Dirut PT Telkomsel tanpa kompromi. Jangan biarkan pengaduan ini mengendap,” tegas Novan Ermawan saat memberikan keterangan di Jakarta.

Novan menyoroti ironi ketimpangan antara fasilitas mewah pejabat BUMN dengan beban kerugian yang harus ditanggung rakyat. Sebagai bentuk pengawasan sosial, Sahabat KPK melayangkan tiga desakan utama kepada lembaga antirasuah:

Tangkap dan Adili Dirut Telkomsel: Mendesak penyidik segera menangkap Nugroho alias Nugi demi kepastian hukum atas dugaan kerugian negara yang masif.

Usut Tanpa Tebang Pilih: Menuntut KPK membongkar seluruh jaringan yang terlibat dalam proyek pelayanan notifikasi perbankan BRI-PT Telkom.

Sita Aset Pelaku: Meminta KPK memblokir dan menyita seluruh aset pihak yang bertanggung jawab untuk mengembalikan kerugian kas negara.

Sahabat KPK menegaskan akan terus mengawal penanganan kasus ini hingga tuntas agar dana negara dapat diselamatkan untuk kesejahteraan masyarakat luas.

Baca Juga :  Tuntut Pengusutan Korupsi Hibah PJUTS Lamongan, Massa KCB Demo di Kejagung

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Rp2 Triliun, Aktivis Desak KPK Tangkap Dirut PT Telkomsel
Soroti Mafia BBM di Pantura, DPR RI Desak Pemerintah Bentuk Satgas Gabungan Pusat
Piala Dunia 2026 Ubah Cara Menonton Sepak Bola, Budaya “Clip Football” Kian Dominan di Kalangan Generasi Digital
ZARKA Resmi Bentuk DPC Jakarta Selatan, Yonathan Adhi Putra Jadi Ketua
Kopertais Dorong Dosen PTKIS Perkuat Publikasi Buku dan Riset
ZARKA Resmi Bentuk DPD Jawa Barat, Benny Putra Hutabarat Pimpin Konsolidasi Gerakan Rakyat
Dosen UM Latih Guru Bahasa Arab di Malang Kembangkan Tes Interaktif Berbasis Digital
Skandal Kredit Macet Rp537 Miliar PMMP: Fasilitas Mewah Bos LPEI Kini Jadi Sorotan Publik

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 16:36 WIB

Sahabat KPK Minta KPK Segera Adili Dirut Telkomsel atas Dugaan Rasuah Rp2 Triliun

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:07 WIB

Soroti Mafia BBM di Pantura, DPR RI Desak Pemerintah Bentuk Satgas Gabungan Pusat

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:01 WIB

Piala Dunia 2026 Ubah Cara Menonton Sepak Bola, Budaya “Clip Football” Kian Dominan di Kalangan Generasi Digital

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:02 WIB

ZARKA Resmi Bentuk DPC Jakarta Selatan, Yonathan Adhi Putra Jadi Ketua

Kamis, 16 Juli 2026 - 02:11 WIB

Kopertais Dorong Dosen PTKIS Perkuat Publikasi Buku dan Riset

Berita Terbaru