KAMAKSI Desak Kejagung dan KPK Usut Dugaan Kerugian Investasi Telkomsel di GoTo Rp4,74 Triliun

KAMAKSI Desak Kejagung dan KPK Usut Dugaan Kerugian Investasi Telkomsel di GoTo Rp4,74 Triliun

5cc3f6674ad8de65983a714f805c70fc

- Jurnalis

Senin, 1 Juni 2026 - 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PT Telkomsel Jakarta. Sumber: Istimewa

PT Telkomsel Jakarta. Sumber: Istimewa

Koran Satu, Jakarta – Kaukus Muda Anti Korupsi (KAMAKSI) melayangkan desakan kuat kepada Kejaksaan Agung RI dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka meminta kedua lembaga penegak hukum tersebut segera membongkar dugaan kerugian investasi PT Telkomsel di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk.

Langkah ini menyusul adanya temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait potensi kerugian negara yang fantastis, yakni mencapai Rp4,74 triliun.

Ketua Umum DPP KAMAKSI, Joko Priyoski, menegaskan bahwa investasi bernilai jumbo tersebut tidak bisa dianggap sebagai risiko bisnis biasa. Menurutnya, dana yang mengalir bersumber dari perusahaan pelat merah sehingga menyangkut uang negara dan kepentingan masyarakat luas.

Joko menilai angka sebesar itu seharusnya mengalir untuk program rakyat, seperti pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga bantuan sosial.
KAMAKSI juga mendorong aparat penegak hukum membedah seluruh proses pengambilan keputusan investasi tersebut.

Penyelidikan mendalam sangat penting untuk mendeteksi kemungkinan pelanggaran tata kelola, penyalahgunaan wewenang, maupun potensi konflik kepentingan. Publik berhak mengetahui secara transparan apakah keputusan tersebut murni karena pertimbangan bisnis profesional atau demi mengakomodasi kepentingan pihak tertentu.

Sorotan tajam kini mengarah kepada jajaran direksi PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dan Telkomsel. KAMAKSI meminta Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, dan Direktur Utama Telkom Indonesia, Dian Siswarini, segera memberikan penjelasan terbuka kepada masyarakat.

Pimpinan kedua BUMN tersebut tidak boleh bungkam mengenai dasar dan kajian mendalam yang melandasi investasi kontroversial ini.

Isu ini menggelinding menjadi polemik karena program yang awalnya mengusung misi transformasi digital nasional, kini justru membebani keuangan negara. Di tengah riuhnya persoalan ini, kekayaan para petinggi perusahaan turut memicu perhatian publik.

LHKPN KPK mencatat kekayaan Nugroho mencapai Rp84,28 miliar, sedangkan Dian Siswarini memiliki total kekayaan sebesar Rp199,1 miar. Hingga saat ini, pihak Telkom maupun Telkomsel belum merilis keterangan resmi untuk menanggapi tuntutan tersebut.

Baca Juga :  Ancaman Penyakit Jemaah Haji 2026, dr Decsa: Waspada Ganasnya Pneumonia

Berita Terkait

Sahabat KPK Minta KPK Segera Adili Dirut Telkomsel atas Dugaan Rasuah Rp2 Triliun
Dugaan Korupsi Rp2 Triliun, Aktivis Desak KPK Tangkap Dirut PT Telkomsel
Soroti Mafia BBM di Pantura, DPR RI Desak Pemerintah Bentuk Satgas Gabungan Pusat
Piala Dunia 2026 Ubah Cara Menonton Sepak Bola, Budaya “Clip Football” Kian Dominan di Kalangan Generasi Digital
ZARKA Resmi Bentuk DPC Jakarta Selatan, Yonathan Adhi Putra Jadi Ketua
Kopertais Dorong Dosen PTKIS Perkuat Publikasi Buku dan Riset
ZARKA Resmi Bentuk DPD Jawa Barat, Benny Putra Hutabarat Pimpin Konsolidasi Gerakan Rakyat
Dosen UM Latih Guru Bahasa Arab di Malang Kembangkan Tes Interaktif Berbasis Digital

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 16:36 WIB

Sahabat KPK Minta KPK Segera Adili Dirut Telkomsel atas Dugaan Rasuah Rp2 Triliun

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:07 WIB

Soroti Mafia BBM di Pantura, DPR RI Desak Pemerintah Bentuk Satgas Gabungan Pusat

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:01 WIB

Piala Dunia 2026 Ubah Cara Menonton Sepak Bola, Budaya “Clip Football” Kian Dominan di Kalangan Generasi Digital

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:02 WIB

ZARKA Resmi Bentuk DPC Jakarta Selatan, Yonathan Adhi Putra Jadi Ketua

Kamis, 16 Juli 2026 - 02:11 WIB

Kopertais Dorong Dosen PTKIS Perkuat Publikasi Buku dan Riset

Berita Terbaru