Koran Satu, Purwakarta – Kepedulian terhadap kesehatan anak-anak panti asuhan diwujudkan Kodim 0619/Purwakarta melalui kegiatan skrining kesehatan bagi siswa Yayasan Panti Asuhan LKA Insan Cita Al-Firdaus di Desa Cihuni, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta, Selasa (27/10/2026).
Kegiatan yang melibatkan Rumkitban 03.08.03 Purwakarta dan Staf Teritorial Kodim 0619/Purwakarta tersebut merupakan bagian dari program nonfisik Karya Bakti rehabilitasi panti asuhan. Upaya ini dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan peserta sekaligus mengidentifikasi keluhan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Kegiatan dipimpin Pasiter Kodim 0619/Purwakarta Kapten Inf Rasam, didampingi Karumkitban 03.08.03 Purwakarta Kapten Ckm dr. Gusti Legawa. Turut terlibat dalam kegiatan tersebut Serka Syamsul Ma’arif, PNS Rodiawati M. Handari, S.Kep., dan PNS Novia Pratiwi, A.Md.Kep.
Berdasarkan hasil pendataan, sebanyak 36 orang mengikuti pemeriksaan, terdiri atas 30 siswa panti asuhan dan enam pembimbing. Dari jumlah tersebut, 24 orang tercatat sehat, sedangkan 12 orang lainnya memiliki riwayat penyakit atau keluhan kesehatan yang memerlukan perhatian.
Keluhan yang tercatat meliputi dermatitis atau peradangan kulit pada lima orang, gangguan amandel (tonsil) pada tiga orang, serta masing-masing satu orang dengan riwayat kejang, hemoroid, sinusitis, dan asma.
Pasiter Kodim 0619/Purwakarta Kapten Inf Rasam mengatakan, skrining kesehatan tersebut merupakan bagian dari kepedulian TNI terhadap kondisi kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak yang tinggal di panti asuhan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu memastikan kondisi kesehatan anak-anak panti asuhan mendapat perhatian yang memadai. Pemeriksaan awal ini juga diharapkan dapat mengidentifikasi keluhan kesehatan sehingga bisa ditindaklanjuti sesuai kebutuhan,” ujar Rasam.
Menurutnya, Karya Bakti TNI tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan dan perbaikan sarana fisik, tetapi juga melalui kegiatan nonfisik yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Bagi kami, Karya Bakti bukan sekadar pembangunan fisik. Kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat juga menjadi bagian penting dari pengabdian TNI. Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat bagi anak-anak panti asuhan sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, tenaga kesehatan, dan pengelola yayasan,” katanya.
Keterlibatan tenaga kesehatan dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting untuk mendukung perhatian terhadap kondisi kesehatan para siswa. Hasil skrining diharapkan dapat menjadi bahan tindak lanjut bagi pihak terkait, terutama bagi peserta yang membutuhkan pemeriksaan lanjutan.
Melalui kegiatan ini, Kodim 0619/Purwakarta terus mendorong pelaksanaan Karya Bakti yang tidak hanya berorientasi pada pembenahan fasilitas panti asuhan, tetapi juga memperhatikan aspek kesehatan dan kesejahteraan penghuninya. (*)








Komentar