Massa Mendirikan Tenda Perlawanan di PN Jaktim, Desak Transparansi Kasus Roy Suryo

Duga Ada Intervensi Perkara Roy Suryo, Massa Aksi Dirikan Tenda Perlawanan di PN Jakarta Timur

5cc3f6674ad8de65983a714f805c70fc

- Jurnalis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Massa Aksi Dirikan Tenda Perlawanan di PN Jakarta Timur (Gambar: Istimewa)

Massa Aksi Dirikan Tenda Perlawanan di PN Jakarta Timur (Gambar: Istimewa)

Koran Satu, Jakarta — Gelombang protes mewarnai Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) setelah massa dari Gerakan Aksi Koalisi Masyarakat Sipil (Gerak Masyarakat Sipil) mendirikan tenda perlawanan di depan gedung pengadilan, Senin (3/8/2026).

Pendirian tenda tersebut menandai komitmen massa untuk mengawal penanganan perkara yang menyeret Roy Suryo c.s., yang mereka duga sarat intervensi dan minim transparansi.

Massa menilai integritas serta profesionalitas PN Jaktim telah cidera akibat dugaan permainan dalam proses hukum kasus tersebut.

“Ini adalah tenda perlawanan atas matinya integritas dan profesionalitas Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang diduga kuat telah mengintervensi proses perkara yang melibatkan tersangka Roy Suryo c.s.,” tegas Koordinator Aksi, Rahul.

Rahul mendesak Mahkamah Agung (MA) untuk segera turun tangan melakukan evaluasi mendalam serta mengusut tuntas dugaan kongkalikong di tubuh PN Jaktim. Langkah tegas MA dinilai krusial guna mencegah makin merosotnya kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan.

Melalui aksi menginap di tenda perlawanan ini, masyarakat sipil memastikan akan terus mengawal perkara hingga proses hukum berjalan independen dan transparan sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Jokowi Bidik Target Besar untuk PSI di Pemilu 2029, Minta Kader Hidupkan Mesin Partai hingga Tingkat Ranting

Berita Terkait

Setahun Jadi Tersangka Korupsi CSR BI Rp28,3 M, KCI Desak KPK Seret Satori dan Heri Gunawan ke Penjara
Pertumbuhan Laba BSI Anjlok Lebih dari 50 Persen, GSBK Desak BUMN Turun Tangan
Hasil Pekan Ketiga Super League: Madura United Menang, Arema FC Berbagi Poin
Diduga Rusak Lahan Warga di Bojong Koneng, Sentul City Terancam Dipolisikan
​Diduga Tahan Duit Kompensasi PKWT, Security Bankaltimtara Kutai Barat Kompak Boikot PT ESS!
Soroti Rapat Tertutup Dasco dan Elite Parpol, Pembahasan PT 5 Persen Jadi Jegal Manuver PSI?
Bawa Aspirasi Madura ke KPK, Mahasiswa Desak Tangkap Kepala Bea Cukai Novian Dermawan
Buntut Penggeledahan 6 Kantor Terkait Foster Oil, CBA Desak Kejagung Periksa Wali Kota Tri Adhianto

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 07:25 WIB

Setahun Jadi Tersangka Korupsi CSR BI Rp28,3 M, KCI Desak KPK Seret Satori dan Heri Gunawan ke Penjara

Sabtu, 19 September 2026 - 16:51 WIB

Pertumbuhan Laba BSI Anjlok Lebih dari 50 Persen, GSBK Desak BUMN Turun Tangan

Sabtu, 19 September 2026 - 02:30 WIB

Hasil Pekan Ketiga Super League: Madura United Menang, Arema FC Berbagi Poin

Jumat, 18 September 2026 - 17:04 WIB

​Diduga Tahan Duit Kompensasi PKWT, Security Bankaltimtara Kutai Barat Kompak Boikot PT ESS!

Jumat, 18 September 2026 - 15:47 WIB

Soroti Rapat Tertutup Dasco dan Elite Parpol, Pembahasan PT 5 Persen Jadi Jegal Manuver PSI?

Berita Terbaru