Polinema Perkuat Pengawasan Etik Mahasiswa Lewat Workshop

- Jurnalis

Jumat, 3 Juli 2026 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Satu, Malang — Politeknik Negeri Malang (Polinema) memperkuat tata kelola akademik melalui Workshop Pengawasan Kode Etik Mahasiswa yang digelar di Ruang Rapat Pleno Senat, Gedung Graha Polinema, Rabu, 1 Juli 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua Senat Akademik UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H. Nur Ali, M.Pd., sebagai narasumber.

Workshop diikuti seluruh anggota Senat Polinema dan difokuskan pada penguatan mekanisme pengawasan kode etik mahasiswa sebagai bagian dari upaya membangun tata kelola institusi yang lebih baik. Forum ini juga menjadi ruang berbagi pengalaman mengenai pengawasan akademik dan penegakan etika di lingkungan perguruan tinggi.

Direktur Politeknik Negeri Malang, Supriatna Adhisuwignjo, S.T., M.T., mengatakan kehadiran Prof. Nur Ali diharapkan dapat memberikan perspektif baru dalam penyusunan maupun implementasi standar etika mahasiswa di Polinema.

“Melalui kegiatan ini, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola institusi, khususnya dalam aspek penegakan kode etik yang menjadi pilar penting pembentukan karakter mahasiswa yang berintegritas,” ujar direktur dalam surat permohonan resminya.

Dalam pemaparannya, Prof. Nur Ali menekankan bahwa pengawasan terhadap pelaksanaan kode etik harus diposisikan sebagai langkah preventif untuk mencegah pelanggaran moral maupun akademik. Menurutnya, kode etik bukan sekadar seperangkat aturan administratif, melainkan bagian dari budaya akademik yang harus dipahami dan dijalankan oleh seluruh mahasiswa.

Ia juga mengulas pentingnya komunikasi yang persuasif dalam proses penegakan disiplin. Pendekatan tersebut dinilai mampu menjaga fungsi edukatif pengawasan sekaligus mendorong terbentuknya sistem deteksi dini terhadap berbagai potensi penyimpangan perilaku mahasiswa.

Melalui workshop ini, Polinema berharap kolaborasi antarperguruan tinggi dalam berbagi praktik baik mengenai tata kelola dan etika akademik dapat terus diperkuat. Upaya tersebut diharapkan mendukung terciptanya lingkungan kampus yang berintegritas, kondusif, dan menjunjung tinggi profesionalisme.

Baca Juga :  Resmi Dilantik Pengasuh Banyuanyar, Moh Nurisul Anwar Pimpin DPP FKMSB 2025–2027

Berita Terkait

Basnang Said Ajak Kementerian Lain Hidupkan BLK Pesantren
Harta Kekayaan Eks Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal Disorot, FKK Desak Aphan Usut Tuntas Laporan Dugaan Korupsi
Presma UIN A.M. Sangadji: Pemuda Kerap Kehilangan Daya Kritis di Hadapan Kekuasaan
DEMA UIN Siber Syekh Nurjati Bedah Relevansi Sumpah Pemuda di Tengah Persoalan Kekinian
Bahaya Laten Neo-Pamswakarsa dan Runtuhnya Ilusi Polri Bersama Rakyat
Akademisi IAIN Sorong Ingatkan Pemuda: Kritik Harus Punya Dasar Kuat
Dinilai Langgar Etika Pejabat Publik, Bapera Mubar Desak Gubernur Sultra Copot Kadis Pariwisata Ridwan Badallah
Lapas Kelas IIA Pontianak Diduga Masih Kebobolan Barang Terlarang, FKK Desak Pemeriksaan Menyeluruh Terhadap Kalapas Ridha Ansari

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Harta Kekayaan Eks Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal Disorot, FKK Desak Aphan Usut Tuntas Laporan Dugaan Korupsi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Presma UIN A.M. Sangadji: Pemuda Kerap Kehilangan Daya Kritis di Hadapan Kekuasaan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:23 WIB

DEMA UIN Siber Syekh Nurjati Bedah Relevansi Sumpah Pemuda di Tengah Persoalan Kekinian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:14 WIB

Bahaya Laten Neo-Pamswakarsa dan Runtuhnya Ilusi Polri Bersama Rakyat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Akademisi IAIN Sorong Ingatkan Pemuda: Kritik Harus Punya Dasar Kuat

Berita Terbaru