Bangun Kedekatan Ayah dan Anak Lewat Petualangan Harta Karun, Ibu Profesional Cirebon Raya Gelar BERGEMA 2026

Titik Balik Membangun Kedekatan Ayah dengan Anak Melalui Perjalanan Harta Karun di Majalengka, Ibu Profesional Cirebon Raya Sukses Gelar Agenda BERGEMA 2026.

5cc3f6674ad8de65983a714f805c70fc

- Jurnalis

Senin, 7 September 2026 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayah dan anak menunjukkan hasil kegiatan bersama sebagai bagian dari momen berharga BERGEMA 2026.

Ayah dan anak menunjukkan hasil kegiatan bersama sebagai bagian dari momen berharga BERGEMA 2026.

MAJALENGKA — Komunitas Ibu Profesional Cirebon Raya bersama dengan The Human Safety Net Indonesia (THSN) sukses menyelenggarakan kegiatan BERGEMA (Berbagi Bergerak Bersama) yang berlangsung hangat dan penuh keceriaan di Samoja Coffee, Kabupaten Majalengka. Acara ini menghadirkan 137 peserta yang terdiri dari 45 ayah, 43 ibu, dan 51 anak.

Kegiatan ini dirancang khusus untuk mempererat hubungan emosional antara ayah dan anak melalui serangkaian kegiatan dan permainan interaktif dengan tema Petualangan Mencari Harta Karun. PIC Acara Bergema, Ashriati Nur Karimah mengatakan “Sepanjang acara, antusiasme para ayah terlihat sangat tinggi. Bekerja sama dengan anak untuk menyelesaikan semua permainan. Para Ibu pun terlihat berbinar dan bangga melihat Ayah bisa bermain bersama dengan anak secara utuh selama sesi permainan”.

Dalam kegiatan utama, anak dan bapak diajak untuk terjun langsung menyelesaikan misi bermain bersama. Para peserta dibagi ke dalam tiga kelompok warna: Biru, Pink, dan Kuning. Berbekal sebuah Peta Petualangan, pasangan ayah dan anak ini bertualang menaklukkan tiga pos permainan yang terdiri dari melipat origami bersama, menyusun puzzle, serta mencoba aneka permainan tradisional. Setiap kali berhasil menyelesaikan misi di sebuah pos, mereka mendapatkan stamp pencapaian pada peta mereka.
​Selama proses penjelajahan tersebut, terekam sejumlah momen berharga dan mengharukan. Para ayah terlihat penuh kesabaran saat berusaha menenangkan anak-anak mereka yang sesekali menangis karena mencari dan ingin bersama ibunya. Semangat kolaborasi juga terbangun ketika antar-ayah saling membantu satu sama lain untuk menyelesaikan tantangan misi. Lebih dari itu, para ayah secara proaktif mencontohkan cara bermain, bahkan berkreasi menciptakan cara-cara baru yang membuat permainan terasa jauh lebih seru dan memantik tawa anak-anak.
​Petualangan ini diakhiri dengan sesi refleksi. Ayah dan anak diajak untuk mengisi papan perasaan untuk mengekspresikan emosi mereka setelah bermain bersama.

Baca Juga :  Bidik Jejaring Korporasi Mafia Bauksit Kalbar, Kejagung Periksa Dua Direktur Perusahaan

Puncak dari sesi ini adalah menulis Wall of Commitment di pohon commitment oleh para ayah, sebagai wujud janji dan komitmen nyata untuk terus meluangkan waktu bermain bersama anak setibanya di rumah.

​Sementara ayah dan anak bertualang, para ibu difasilitasi dalam sesi Mom Corner Pandu 45. Ruang belajar yang penuh ilmu ini diisi langsung oleh Ibu Septi Peni Wulandani dan Bapak Dodik Mariyanto. Sesi tersebut membekali para ibu dengan perspektif baru, penguatan peran, serta inspirasi dalam membersamai tumbuh kembang anak dan menjaga ritme kebahagiaan keluarga.

​Dampak positif dari BERGEMA 2026 langsung dirasakan oleh para peserta, yang tergambar dari kesan dan pesan mereka setelah acara.

Mya Pasca Samya mengungkapkan rasa bahagia melihat momen berkualitas antara suami dan anak, serta berharap kebiasaan baik ini terus berlanjut di rumah.

Hesty mengatakan “Bahwa acara BERGEMA ini menjadi titik balik bagi keluarganya, bagaimana membangun kedekatan Ayah dan anak, menjadi orangtua yang terus belajar membersamai tumbuh kembang anak.”

Ade Chandra Sutrisna yang tersadar akan minimnya waktu kebersamaan yang dimiliki selama ini karena pekerjaan, dan berkomitmen untuk lebih aktif meluangkan waktu mendampingi tumbuh kembang anak.

Shakila Nur Adzkiya (anak berusia 4 tahun) pun menyampaikan kegembiraannya bisa bermain puzzle, berkreasi dengan kertas origami serta bermain permainan tradisional bersama sang ayah, mengungkapkan keinginan untuk kembali bermain dan beraktivitas bersama di rumah, serta menyebut ayahnya sebagai sosok yang keren.

​BERGEMA 2026 menjadi bukti nyata bahwa keterlibatan ayah secara penuh dalam ruang bermain anak, dipadukan dengan ibu yang terus mengembangkan kapasitas dirinya, merupakan harmoni yang esensial dalam membangun keluarga yang bahagia dan bertumbuh bersama.

Baca Juga :  Dugaan KPOD Getar dan Nama Sekretaris PSI Kalbar Mencuat di Lokasi Tabrakan, Polisi Didesak Usut Tuntas!

Acara ini didukung oleh Tempo, Cantika, KB Homepimpa Montessori, ThreeGha Rajutan, D&B Culinary, Syahidah Indonesia, Sigana Ayam, Tumbuh Aksara, Ruang Teduh, Roti Wangi, Edelweis, LooknShop, Jedantara Coffee, Hulya Care, Kopi Apik, Ruang Rilis Manis, Taman Hati, Mafatih Learning Center, Tafko, Digital Mulia Printing, Hurray Food, dan BSI Majalengka Abdul Halim.

Melalui kegiatan ini, IP Cirebon Raya berharap dapat terus menginspirasi para orang tua di wilayah Cirebon Raya untuk konsisten membangun keterlibatan aktif ayah dalam pengasuhan anak (fatherhood) demi menciptakan tumbuh kembang anak yang optimal.

Disusun oleh Ibu Profesional Cirebon Raya
IG: ibuprofesionalcirebonraya
FB: IPCR

Berita Terkait

Bau Busuk di Saluran Warga, SPPG Karawang Wetan Milik Al- Jabbar Diduga Jadikan Got Pembuangan Limbah Cair, Ngaku Setoran 2juta Perbulan
Kecam Keras Dampak Mematikan Sound Horeg, Para Ulama dan Tokoh Jember Tuntut Bupati Terbitkan Larangan Total
Ulama Pasuruan Ancam Cabut Dukungan Politik Jika Bupati Rusdi Tolak Tertibkan Sound Horeg
Sambut HUT ke-15, NasDem Purwakarta Gelar Sunatan Massal bagi 164 Anak
APMP Jatim Desak Polda Jatim Usut Dugaan Perdagangan dan Peleburan Emas Ilegal di Madura
Semarak HUT ke-15, NasDem Purwakarta Gelar Nikah Massal Gratis, Bantu Pasangan Wujudkan Pernikahan
4.700 Anak Cilegon Belum Tersentuh PAUD, Bunda PAUD Dikerahkan hingga Kelurahan
33 Siswa Kota Tangerang Bertarung di OMI Banten 2026, Kemenag Kota Tangerang Support Full

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Bau Busuk di Saluran Warga, SPPG Karawang Wetan Milik Al- Jabbar Diduga Jadikan Got Pembuangan Limbah Cair, Ngaku Setoran 2juta Perbulan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Kecam Keras Dampak Mematikan Sound Horeg, Para Ulama dan Tokoh Jember Tuntut Bupati Terbitkan Larangan Total

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Ulama Pasuruan Ancam Cabut Dukungan Politik Jika Bupati Rusdi Tolak Tertibkan Sound Horeg

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Sambut HUT ke-15, NasDem Purwakarta Gelar Sunatan Massal bagi 164 Anak

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:50 WIB

APMP Jatim Desak Polda Jatim Usut Dugaan Perdagangan dan Peleburan Emas Ilegal di Madura

Berita Terbaru