Buntut Kasus Korupsi Batu Bara Pemicu Blackout, Aktivis Desak Polri Periksa Menteri ESDM Bahlil Lahadalia

Berkas Dilimpahkan ke Kejagung, Aktor Inisial F Resmi Jadi Tersangka Korupsi Pasokan Batu Bara

- Jurnalis

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. (Dok: Istimewa)

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. (Dok: Istimewa)

Koran Satu, Jakarta – Penanganan skandal mega korupsi di sektor energi nasional yang digarap oleh Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri resmi memasuki babak baru. Tim penyidik korps berlambang bhayangkara tersebut telah melimpahkan berkas perkara korupsi pengelolaan pasokan batu bara yang memicu pemadaman listrik massal (blackout) di berbagai wilayah ke Kejaksaan Agung (Kejagung).

Pelaksana Tugas (Plt) Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Rudi Margono, mengonfirmasi bahwa penyidik menargetkan dua orang tersangka dalam kasus kakap ini, di mana salah satunya berasal dari korporasi swasta dan seorang pejabat penting lainnya merupakan aktor berinisial F.

Arah penyidikan kasus ini dipastikan akan menggelinding panas ke internal regulator energi nasional dalam waktu dekat. Kepala Kortastipidkor Polri, Irjen Totok Suharyanto, menegaskan bahwa timnya segera memanggil jajaran pejabat dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) guna membedah lebih dalam dokumen pengelolaan pasokan komoditas batu bara sepanjang medio 2018 hingga 2026.

Polisi menaikkan status perkara ini ke tahap penyidikan setelah menemukan bukti permulaan yang cukup, diperkuat oleh pemeriksaan intensif para saksi serta analisis forensik dokumen yang mengindikasikan adanya patgulipat pasokan energi prima untuk pembangkit listrik nasional.

“Informasinya sudah ditetapkan dua tersangka, yaitu swasta yang kedua adalah berinisial F. Kami mendesak Kortastipidkor Polri memeriksa Menteri ESDM Bahlil Lahadalia apabila memiliki keterkaitan dengan perkara ini. Penegakan hukum harus dilakukan secara profesional, transparan, dan tidak boleh tebang pilih. Siapa pun yang diduga mengetahui atau terlibat harus dimintai keterangan demi mengungkap perkara ini secara tuntas,” ungkap Ketua Bakornas Pemuda Anti Korupsi, Mahendra, dalam tuntutan kerasnya yang dikutip jurnalis di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan.

Baca Juga :  Surat Berharga SDB MNC Bank Diduga Hilang, DPR Desak OJK Turun Tangan Usut Manajemen Risiko!

Mahendra mengingatkan bahwa dampak dari praktik lancung mafia batu bara ini sangat menyengsarakan masyarakat luas karena berujung pada kelumpuhan listrik atau blackout di sejumlah daerah teritorial Indonesia. Oleh karena itu, Bakornas Pemuda Anti Korupsi mendesak aparat kepolisian bertindak berani dan memperluas gurita penyidikan hingga menyisir ruangan kerja menteri jika memang terbukti ada benang merah birokrasi yang memuluskan tindak pidana korupsi tersebut.

Penuntasan kasus korupsi energi primer ini wajib dilakukan sampai ke akar rumput agar seluruh pihak yang menikmati aliran dana haram tersebut dapat diseret ke pengadilan demi menjaga marwah dan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum hukum nasional.

Berita Terkait

Putusan MA soal Suket Gibran, Soleman Ponto Ulas Syarat Pendidikan dalam UU Pemilu
Skandal Limbah Smelter Kuala Tanjung, FKK Desak Bareskrim dan Kejagung Periksa Direksi PT Inalum Tanpa Terkecuali
FKK Desak KPK Usut Tuntas Menteri Berinisial “RAMA” yang Namanya Disebut dalam Sidang Eks Wamen Imipas Silmy Karim
Dalang Suap Rp20,6 Miliar Terungkap: Dirut PT Oktasan Baruna Persada Tria Belltitonito Disebut Jadi Otak Penyerahan Uang ke Febrie Ardiansyah
Skandal Korupsi Tata Kelola Nikel: Kejagung Periksa Saksi ESDM Usai Tetapkan PT Ceria Nugraha Indotama (PT CNI) Sebagai Tersangka Korporasi
Perpres 107/2026 Alihkan Impor ke Negara: Apa yang Berubah dari Pertamina?
Dinilai Gagal Total Pimpin BUMN Telekomunikasi, FKK Desak Pencopotan Dirut Telkom Nanang Hendarno
Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadiri Munajat Santri untuk Negeri di Istiqlal

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 14:09 WIB

Putusan MA soal Suket Gibran, Soleman Ponto Ulas Syarat Pendidikan dalam UU Pemilu

Minggu, 1 November 2026 - 09:53 WIB

Skandal Limbah Smelter Kuala Tanjung, FKK Desak Bareskrim dan Kejagung Periksa Direksi PT Inalum Tanpa Terkecuali

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:33 WIB

FKK Desak KPK Usut Tuntas Menteri Berinisial “RAMA” yang Namanya Disebut dalam Sidang Eks Wamen Imipas Silmy Karim

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Dalang Suap Rp20,6 Miliar Terungkap: Dirut PT Oktasan Baruna Persada Tria Belltitonito Disebut Jadi Otak Penyerahan Uang ke Febrie Ardiansyah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Skandal Korupsi Tata Kelola Nikel: Kejagung Periksa Saksi ESDM Usai Tetapkan PT Ceria Nugraha Indotama (PT CNI) Sebagai Tersangka Korporasi

Berita Terbaru