KPK Tahan Wamen Imipas Silmy Karim, Rumor Masa Lalu Kembali Mencuat

d651f3b01ac39c943b51efac861faeab

- Jurnalis

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim

Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim

Koran Satu, Jakarta – Jagat media sosial kembali gempar setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, sebagai tersangka. Kasus dugaan korupsi di lingkungan keimigrasian ini langsung memicu reaksi luas dari masyarakat.

Mantan Direktur Jenderal Imigrasi tersebut memilih kooperatif dengan menyerahkan diri kepada penyidik. Pihak KPK kemudian resmi melakukan penahanan terhadap Silmy pada kurun waktu 3 hingga 4 Juni 2026. Namun, perhatian warganet tidak hanya tertuju pada proses hukum yang sedang berjalan, melainkan juga merembet ke ranah pribadi sang pejabat.

Banyak netizen di platform digital kembali mengaitkan kasus hukum ini dengan rumor lama yang melibatkan Silmy. Mereka menghubungkan jeratan korupsi tersebut dengan isu kedekatan pribadinya bersama bankir senior, Alexandra Askandar. Padahal, hingga saat ini tidak ada bukti hukum yang memperkuat spekulasi publik tersebut.

Nama Silmy Karim sebenarnya sempat terseret dalam pusaran perceraian Alexandra Askandar dengan mantan suaminya, Wiyoso, pada tahun 2024 lalu. Alexandra mendaftarkan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 8 Maret 2024 dengan nomor perkara 1009/Pdt.G/2024/PA.JS.

Sepanjang proses sidang, isu miring mengenai kehadiran orang ketiga berembus kencang di tengah publik. Nama Silmy pun ikut menjadi sasaran spekulasi liar netizen. Meski demikian, pihak Alexandra sudah membantah keras tuduhan tersebut melalui konsultan humas resminya sejak September 2024.

“Ibu Alexandra Askandar menegaskan bahwa informasi mengenai adanya pihak ketiga adalah tidak benar dan menyesatkan,” ujar Sirly W. Nasir dari SWN PR & Advisory dalam keterangan tertulisnya.

Di luar terpaan isu miring tersebut, Alexandra Askandar merupakan salah satu srikandi paling berpengaruh dalam industri perbankan nasional. Lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan peraih gelar MBA dari Boston University ini memiliki rekam jejak karier yang sangat impresif.

Baca Juga :  Racun Berseragam Sertifikat : Wajah Asli Tata Kelola MBG

Alexandra tercatat pernah menduduki berbagai posisi krusial di Bank Mandiri, mulai dari Direktur Corporate Banking hingga Wakil Direktur Utama. Berkat kepemimpinan dan dedikasinya, ia kini mengemban amanah sebagai Wakil Direktur Utama BNI. Ia juga berhasil masuk dalam daftar *Top 100 Most Outstanding Women in Financial Sector and SOE 2022*.

Hingga detik ini, belum ada satu pun putusan pengadilan atau bukti otentik yang memverifikasi hubungan khusus antara Silmy dan Alexandra. Publik pun diimbau untuk lebih bijak dalam memisahkan antara fakta hukum yang sedang diproses oleh KPK dan rumor personal yang tidak memiliki dasar kuat.

Berita Terkait

Putusan MA soal Suket Gibran, Soleman Ponto Ulas Syarat Pendidikan dalam UU Pemilu
Skandal Limbah Smelter Kuala Tanjung, FKK Desak Bareskrim dan Kejagung Periksa Direksi PT Inalum Tanpa Terkecuali
FKK Desak KPK Usut Tuntas Menteri Berinisial “RAMA” yang Namanya Disebut dalam Sidang Eks Wamen Imipas Silmy Karim
Dalang Suap Rp20,6 Miliar Terungkap: Dirut PT Oktasan Baruna Persada Tria Belltitonito Disebut Jadi Otak Penyerahan Uang ke Febrie Ardiansyah
Skandal Korupsi Tata Kelola Nikel: Kejagung Periksa Saksi ESDM Usai Tetapkan PT Ceria Nugraha Indotama (PT CNI) Sebagai Tersangka Korporasi
Perpres 107/2026 Alihkan Impor ke Negara: Apa yang Berubah dari Pertamina?
Dinilai Gagal Total Pimpin BUMN Telekomunikasi, FKK Desak Pencopotan Dirut Telkom Nanang Hendarno
Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadiri Munajat Santri untuk Negeri di Istiqlal
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 14:09 WIB

Putusan MA soal Suket Gibran, Soleman Ponto Ulas Syarat Pendidikan dalam UU Pemilu

Minggu, 1 November 2026 - 09:53 WIB

Skandal Limbah Smelter Kuala Tanjung, FKK Desak Bareskrim dan Kejagung Periksa Direksi PT Inalum Tanpa Terkecuali

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:33 WIB

FKK Desak KPK Usut Tuntas Menteri Berinisial “RAMA” yang Namanya Disebut dalam Sidang Eks Wamen Imipas Silmy Karim

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Dalang Suap Rp20,6 Miliar Terungkap: Dirut PT Oktasan Baruna Persada Tria Belltitonito Disebut Jadi Otak Penyerahan Uang ke Febrie Ardiansyah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Skandal Korupsi Tata Kelola Nikel: Kejagung Periksa Saksi ESDM Usai Tetapkan PT Ceria Nugraha Indotama (PT CNI) Sebagai Tersangka Korporasi

Berita Terbaru