Bantah Beri Perlakuan Khusus, Kalapas Cipinang Sebut Razman Nasution Masuk Blok Medis karena Stroke Ringan

- Jurnalis

Senin, 29 Juni 2026 - 12:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik, pengacara Razman Arif Nasution (Dok: Istimewa)

Tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik, pengacara Razman Arif Nasution (Dok: Istimewa)

Koran Satu, Jakarta – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang membantah tudingan adanya perlakuan istimewa terhadap pengacara kondang, Razman Arif Nasution. Pihak lapas menegaskan bahwa penempatan Razman di Blok E Lantai 1 murni merupakan bagian dari prosedur standar pelayanan kesehatan bagi warga binaan.

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas I Cipinang, Syarpani, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut berdasar pada hasil asesmen medis yang menunjukkan adanya gangguan kesehatan serius pada diri Razman.

“Dalam konteks Razman Nasution, pihak lapas menyoroti kondisi yang bersangkutan baik fisik maupun kesehatan. Terkait kondisi fisik, Razman memiliki berat badan mencapai 120 kg,” ujar Syarpani, dikutip Senin (29/6/2026).

Derita Penyumbatan Pembuluh Darah hingga Gangguan Kecemasan

Selain faktor berat badan, rekam medis dari RSPAD Gatot Soebroto pada 19 Januari 2026 menunjukkan bahwa Razman mengalami penyumbatan pembuluh darah. Tim medis lapas kemudian menemukan indikasi gejala stroke ringan serta gangguan kecemasan (anxiety) pada warga binaan baru tersebut.

Saat ini, Razman menempati satu kamar sel bersama dua warga binaan lain yang juga memiliki masalah kesehatan serupa.

Penempatan di lantai satu ini bertujuan memudahkan petugas dalam memantau kondisi medis harian, sekaligus mempercepat proses evakuasi jika sewaktu-waktu terjadi situasi darurat. Syarpani menegaskan tindakan ini selaras dengan amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.

“Ada asas nondiskriminasi dan kemanusiaan yang menjadi prinsip seluruh lapas. Artinya, pemenuhan hak kesehatan harus sama, tidak boleh membedakan apapun jenis kejahatan atau latar belakang narapidana. Kondisi sakit justru menjadi prioritas perhatian,” tutur Syarpani.

Status Pengawasan Khusus Bisa Dicabut Jika Kondisi Stabil

Sesuai aturan teknis, setiap warga binaan baru wajib melewati tahap Masa Pengenalan Lingkungan (Mapenaling), pemeriksaan administrasi, hingga skrining kesehatan. Mengenai fasilitas penunjang, seluruh penghuni Lapas Cipinang menerima jatah tempat tidur berupa kasur matras yang seragam sesuai standar baku.

Baca Juga :  Gurita Kasus Rita Widyasari: KPK Kini Sasar Bisnis Dermaga dan Jalur Hauling Batubara Kaltim

Pihak lapas memastikan arah pembinaan saat ini berorientasi pada aspek rehabilitatif dan restoratif, bukan lagi penyiksaan atau pembalasan dendam. Syarpani menilai penempatan tahanan yang memiliki risiko kesehatan tinggi di lantai atas justru dapat membahayakan keselamatan jiwa mereka.

Meski begitu, fasilitas blok khusus kesehatan ini tidak bersifat permanen. Tim medis lapas akan terus melakukan pemeriksaan berkala untuk memantau perkembangan fisik Razman.

“Setelah tim medis menyatakan kondisi stabil, penempatan akan disesuaikan sebagaimana prosedur yang berlaku bagi warga binaan lainnya,” pungkas Syarpani menutup keterangan.

Berita Terkait

Kerugian Negara Tembus Triliunan, KPK Didesak Usut Dugaan Keterlibatan Politikus Gerindra Ma’ruf Mubarok dalam Rokok Ilegal Jatim
Bongkar Kejahatan Tambang Ilegal Bengkulu, Jaksa Amankan 80 Ton Batu Bara dan Penjarakan Pelaku!
Diduga Jual Pita Cukai Rokok Palsu, Anggota DPR RI Misbakhun Bungkam dan Terancam Dipecat!
​Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif Rp9,1 Miliar Bank Mandiri: Kejati DKI Didesak Periksa Dirut Riduan!
Bareskrim Bidik Eks Dirut PTPN XI DP dan Direktur AT, Otak di Balik Korupsi Proyek PG Djatiroto Rp871 Miliar!
Mobil Ditarik Paksa ACC Finance, Warga Kendari Polisikan Perusahaan Soal Pemalsuan Rangka dan Pelat!
Buntut Laporan Pidana Penarikan Paksa Mobil, Pimpinan ACC Finance Kendari Terancam Diperiksa Polisi
Jejak Kejahatan Santoso Halim dan Sukoco Halim: Dari Perusahaan Abal-abal Hingga Kredit Bermasalah Bank Syariah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 16:29 WIB

Bongkar Kejahatan Tambang Ilegal Bengkulu, Jaksa Amankan 80 Ton Batu Bara dan Penjarakan Pelaku!

Sabtu, 12 September 2026 - 15:02 WIB

Diduga Jual Pita Cukai Rokok Palsu, Anggota DPR RI Misbakhun Bungkam dan Terancam Dipecat!

Sabtu, 12 September 2026 - 14:34 WIB

​Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif Rp9,1 Miliar Bank Mandiri: Kejati DKI Didesak Periksa Dirut Riduan!

Senin, 7 September 2026 - 13:11 WIB

Bareskrim Bidik Eks Dirut PTPN XI DP dan Direktur AT, Otak di Balik Korupsi Proyek PG Djatiroto Rp871 Miliar!

Jumat, 4 September 2026 - 14:37 WIB

Mobil Ditarik Paksa ACC Finance, Warga Kendari Polisikan Perusahaan Soal Pemalsuan Rangka dan Pelat!

Berita Terbaru