PPMPI Perkuat Kurikulum MPI untuk Tingkatkan Daya Saing Lulusan

- Jurnalis

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Satu, Situbondo – Perkumpulan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (PPMPI) Indonesia memperkuat arah pengembangan pendidikan tinggi Islam melalui peluncuran kurikulum baru Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI). Langkah tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam Temu Tahunan XIII PPMPI yang dirangkaikan dengan International Annual Conference on Islamic Education Management di Banyuglugur, Situbondo, pada 22–24 Juli 2026.

Forum yang mengangkat tema “Menavigasi MPI 5.0: Integrasi Kecerdasan Buatan, Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE), dan Riset Berdampak Menuju Rekognisi Global” itu mempertemukan sekitar 110 akademisi dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) maupun Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS). Sebanyak 98 di antaranya merupakan ketua dan perwakilan Program Studi MPI dari berbagai daerah di Indonesia.

Pembukaan kegiatan pada Rabu (22/7/2026) berlangsung dalam nuansa kebangsaan. Para peserta tampil mengenakan pakaian adat dari daerah asal masing-masing sebagai simbol keberagaman budaya sekaligus semangat persatuan di lingkungan akademik.

Ketua Umum PPMPI Indonesia, Prof. Dr. Sri Rahmi, M.A., menyampaikan bahwa perubahan teknologi, dinamika kebutuhan masyarakat, dan kompetisi pendidikan tinggi menuntut Program Studi MPI terus melakukan pembaruan. Menurutnya, kurikulum baru yang diperkenalkan dalam forum tersebut diharapkan menjadi pedoman bersama bagi pengembangan Program Studi MPI di perguruan tinggi Islam.

Kurikulum tersebut disusun untuk memperkuat kompetensi lulusan, menyesuaikan proses pembelajaran dengan kebutuhan zaman, serta meningkatkan daya saing lulusan pada level nasional maupun internasional.

Rangkaian kegiatan berlanjut pada Kamis (23/7/2026) dengan klinik teknis instrumen Akreditasi LAMDIK 3.0 yang dipandu Sekretaris Umum PPMPI, Prof. Dr. Zainal Arifin, M.Pd., yang juga merupakan asesor LAMDIK. Selain itu, peserta memperoleh penguatan mengenai implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) dan pengembangan riset berdampak dari Wakil Sekretaris Umum PPMPI, Dr. Devi Pramitha, M.Pd.I., yang juga menjadi Koordinator Pengembang Kurikulum S-3 PPMPI.

Baca Juga :  Saksi Korupsi Bea Cukai Ungkap Peran Anggota BPK Nyoman Adhi di Sidang Suap Importasi

Dalam pemaparannya, Dr. Devi menegaskan bahwa keberhasilan kurikulum OBE diukur dari capaian kompetensi mahasiswa, bukan hanya dari materi yang disampaikan dosen.

“Kurikulum OBE it’s not about what the lecturer teach, but it’s about what the student should achieve. Sehingga bagi para pengelola prodi MPI harus benar-benar fokus dan serius dalam menyusun kurikulum yang sesuai dengan profil dan capaian pembelajaran lulusan MPI.”

Ia juga mengajak para dosen MPI untuk meningkatkan kualitas penelitian yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus berpeluang memperoleh pendanaan riset nasional, termasuk melalui program MoRA The AIR Fundyang diselenggarakan PUSPENMA Kementerian Agama RI.

“Salah satu tips agar bisa lolos pendanaan riset nasional adalah gunakan pendekatan transdisipliner, sehingga dosen-dosen MPI ini harus aktif kolaborasi dengan dosen-dosen diluar bidang MPI. Yang nantinya akan lebih bisa menghasilkan riset yg berdampak dari segala sisi.”

Berita Terkait

Kerugian Negara Tembus Triliunan, KPK Didesak Usut Dugaan Keterlibatan Politikus Gerindra Ma’ruf Mubarok dalam Rokok Ilegal Jatim
Bongkar Kejahatan Tambang Ilegal Bengkulu, Jaksa Amankan 80 Ton Batu Bara dan Penjarakan Pelaku!
Diduga Jual Pita Cukai Rokok Palsu, Anggota DPR RI Misbakhun Bungkam dan Terancam Dipecat!
​Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif Rp9,1 Miliar Bank Mandiri: Kejati DKI Didesak Periksa Dirut Riduan!
Bareskrim Bidik Eks Dirut PTPN XI DP dan Direktur AT, Otak di Balik Korupsi Proyek PG Djatiroto Rp871 Miliar!
Mobil Ditarik Paksa ACC Finance, Warga Kendari Polisikan Perusahaan Soal Pemalsuan Rangka dan Pelat!
Buntut Laporan Pidana Penarikan Paksa Mobil, Pimpinan ACC Finance Kendari Terancam Diperiksa Polisi
Jejak Kejahatan Santoso Halim dan Sukoco Halim: Dari Perusahaan Abal-abal Hingga Kredit Bermasalah Bank Syariah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 16:29 WIB

Bongkar Kejahatan Tambang Ilegal Bengkulu, Jaksa Amankan 80 Ton Batu Bara dan Penjarakan Pelaku!

Sabtu, 12 September 2026 - 15:02 WIB

Diduga Jual Pita Cukai Rokok Palsu, Anggota DPR RI Misbakhun Bungkam dan Terancam Dipecat!

Sabtu, 12 September 2026 - 14:34 WIB

​Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif Rp9,1 Miliar Bank Mandiri: Kejati DKI Didesak Periksa Dirut Riduan!

Senin, 7 September 2026 - 13:11 WIB

Bareskrim Bidik Eks Dirut PTPN XI DP dan Direktur AT, Otak di Balik Korupsi Proyek PG Djatiroto Rp871 Miliar!

Jumat, 4 September 2026 - 14:37 WIB

Mobil Ditarik Paksa ACC Finance, Warga Kendari Polisikan Perusahaan Soal Pemalsuan Rangka dan Pelat!

Berita Terbaru